Semakin Tinggi Ilmu Seorang Wanita, Maka Semakin Sederhana Pula Penampilannya.



Iya, semakin tinggi ilmu seorang wanita, maka semakin sederhana pula penampilannya, dan jika kamu merasa dirimu adalah seorang yang berilmu, koreksilah penampilanmu, sudah pantaskah dirimu dibilang seseorang yang berilmu?

Karana apa-apa yang kamu kenakan, terlebih pakaian dan hijabmu akan mencerminkan siapa dirimu yang sebenarnya, meski tak selamanya identiti hatimu dapat dilihat dari penampilan.

Tetapi alangkah lebih baiknya jika kau memantaskan apa yang kamu kenakan agar tidak berujung fitnah bagi yang melihat.

Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Mahal Pakaiannya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bisa Ia Menyederhanakan Pakaiannya Dengan Ilmunya

Karena seberkelas apapun dirimu dengan ilmu yang kamu miliki, jika kamu tidak boleh menyederhanakan penampilanmu dengan baik, maka kamu tak ubahnya dengan wanita yang tak berimu, sebab wanita berilmu yang sebenarnya tahu batas-batas berpenampilan yang wajar menurut islam.

Sebab, wanita berilmu tidak dapat dilihat dari seberapa mahal pakaian yang ia kenakan, tetapi dilihat dari seberapa boleh ia menyederhanakan pakaiannya dengan ilmu yang dimilikinya.

Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Lebar Hijabnya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bijak Ia Dalam Berhijab

Wanita berilmu tidak dilihat dari seberapa lebar hijab yang ia kenakan, tetapi dilihat dari seberapa bijak ia dalam berhijab. Karena takkan sempurna hijab seorang wanita, jika tidak bisa membenahi hatinya untuk siapa ia berhijab dan karena apa ia harus berhijab.

Dan sebagai wanita yang berilmu tentu kamu harus tahu akan hal itu, agar berhijabmu tidak hanya sekedar berhijab, tetapi boleh menjadikanmu lebih baik dan lebih sempurna dalam menghamba.

Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Banyak Hiasan Yang di Pakai, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Boleh Ia Memakai Ilmunyanya Untuk Hiasan Diri

Wanita berilmu tidak dilihat dari seberapa banyak hiasan yang ia pakai, tetapi dilihat dari seberapa bisa ia memakai ilmunya untuk hiasan diri. Karena tak jarang wanita yang menyatakan dirinya berkelas karena ilmu yang ia miliki, mengubah penampilan dan menghias dirinya agar nampak berkelas.

Padahal berilmu itu tidak dilihat dari seberapa berkelas dirinya dengan perhiasan yang serba keceh, tetapi dilihat dari seberapa boleh ia menghiasi dirinya dengan akhlaq mulia melalui ilmu yang telah ia miliki.

Wanita berilmu tidak dilihat dari seberapa berkelas penampilannya, tetapi dilihat dari seberapa bijak ia berpenampilan dengan ilmunya.

Karena seberkelas apapun penampilanmu tidak akan menjadikanmu lebih baik, jika dirimu tak mampu bijaksana dalam bersikap dan berperilaku dengan ilmu yang kamu miliki.

Dan wanita berilmu tidak dapat dilihat dari seberapa pintar ia memoles wajahnya, tetapi dilihat dari seberapa pintar ia menyebunyikan wajahnya dengan ilmunya.

Karena wanita berilmu yang sebenarnya adalah wanita yang boleh menyederhanakan kecantikannya dengan terus bersifat malu, sehingga iapun terjaga dari fitnah sebab ilmu yang selalu menjadi pengendali hatinya untuk terus menyembunyikan wajahnya dari mata lelaki yang bukan muhrim.